Dosen Pascasarjana UNUGIRI Jadi Narasumber International Seminar, Angkat Integrasi Nilai Islam di Era Society 5.0

Bojonegoro — Program Pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) kembali menunjukkan kontribusi akademiknya di level internasional melalui keikutsertaan dosennya sebagai narasumber dalam kegiatan International Seminar yang dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam dua sesi dengan tema yang berbeda. Sesi pertama mengangkat tema “Evidence-Based Industrial Pharmacy Development: From Natural Product Authentication to Advanced Drug Delivery Systems” yang menghadirkan Prof. Madya Dr. Mazlina Mohd Said dari Universiti Kebangsaan Malaysia serta Akhmad Al-Bari, M.Si dari UNUGIRI sebagai narasumber.

Sementara itu, pada sesi kedua yang mengangkat tema “Integration of Sharia Economics and Islamic Educational Values in the Society 5.0 Era”, hadir tiga narasumber, yaitu Dr. Nuur Halimatus Sa’adiah Masrukhin dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Prof. Dr. Agus Eko Sujianto, SE., MM., RIFA dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, serta Dr. Hamam Burhanuddin, M.Pd.I dari UNUGIRI.

Dalam kegiatan ini, perhatian utama tertuju pada Dr. Hamam Burhanuddin, M.Pd.I yang merupakan dosen sekaligus Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Pascasarjana UNUGIRI. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya integrasi antara nilai-nilai pendidikan Islam dengan perkembangan teknologi di era Society 5.0.

“Pendidikan Islam tidak boleh berjalan sendiri tanpa berinteraksi dengan perkembangan zaman. Di era Society 5.0, kita dituntut untuk mampu mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, moral, dan keilmuan dengan kemajuan teknologi, sehingga menghasilkan manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara karakter,” ungkap Dr. Hamam.

Lebih lanjut, beliau juga menegaskan bahwa tantangan utama pendidikan Islam saat ini bukan hanya pada aspek kurikulum, tetapi juga pada kemampuan lembaga pendidikan dalam membangun keseimbangan antara kecanggihan teknologi dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Partisipasi Dr. Hamam dalam forum ilmiah internasional ini menjadi bukti nyata peran aktif dosen Pascasarjana UNUGIRI dalam pengembangan keilmuan serta kontribusi terhadap wacana global, khususnya dalam bidang pendidikan Islam.

Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa UNUGIRI dan masyarakat umum, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pengetahuan serta memperkuat jejaring akademik lintas negara.

Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UNUGIRI terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak akademisi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai-nilai Islam di tingkat global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *